Skip to main content

Posts

Showing posts with the label SultanSekalaBrak23

Sekala Brak Di Kick Andy Metro TV

Eksistensi para pewaris tahta tampak dalam perhelatan Festival Keraton 2008 yang berlangsung pertengahan November lalu. Empat puluh lima Sultan hadir lengkap dengan para hulubalang dan tradisi kesultanan masing-masing, di Gowa, Makassar. Gowa sendiri memiliki catatan penting dalam sejarah kerajaan di Indonesia. Buktinya dapat dilihat di Istana Balla Lampoa, yang kini menjadi museum di mana tersimpan berbagai benda pusaka dan harta benda kerajaan. Kehidupan sebagai seorang Putra Mahkota Kerajaan Gowa dimiliki oleh Andi Kumala Ijo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang. Jangan bayangkan kehidupan Pangeran Andi Kumala bergelimang kemewahan kerajaan, karena di luar statusnya sebagai raja, Andi adalah seorang pegawai negeri sipil yang bertugas di Dinas Prasarana Wilayah Kabupaten Gowa. Selain sebagai pegawai negeri, Andi juga sempat punya jabatan struktural di kenegaraan republik ini. “Saya pernah juga menjabat sebagai lurah selama 9 tahun,” katanya saat tampil di Kick Andy. Sosok la...

Dua Adat Sambut Gubernur di Pagelaran Seni Batak

Gubernur Lampung diantarkan dengan Perangkat Kebesaran Adat milik  Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke XXIII.  BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kerukunan Masyarakat Batak (Kerabat) Provinsi Lampung menggelar Pagelaran Seni Batak di GOR Saburai, Bandar Lampung, Minggu (3/9/2017). Acara tersebut dihadiri Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Sultan Sekala Bkhak Yang Dipertuan Ke-23 Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Edward Syah Pernong yang disambut secara adat, yaitu secara Kerajaan Adat Skala Brak dan tarian Tortor asal Batak. Kegiatan ini merupakan acara puncak dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Republik Indonesia yang telah dimeriahkan dengan gelaran berbagai lomba olahraga, seperti futsal, catur, voli, dan bulutangkis, serta paduan suara, dan lomba vokal solo. Acara tersebut turut dihadiri antara lain Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Bupati Lampung Timur Chusnuniah, Bupati Lampung Tengah Mustafa, dan Plt Bupati Tanggamus Syamsul Hadi dan Forkopimda L...

Saibatin Kepaksian Pernong : Tahta, Jiwa Dan Raga Untuk Bhakti Pada Ibu Pertiwi

Raja Kerajaan Adat Sekala Brak Lampung SPDB Pangeran Edward Syah Pernong Raja yang Selalu Menjaga Nilai Budaya Sebagai Pranata Sosial Penjaga Perdamaian dan Perekat NKRI Bagi masyarakat Provinsi Lampung sosok Pangeran Edward Syah Pernong mungkin sudah tidak asing. Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung ini adalah Raja Kerajaan Adat Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung bergelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII. Sejak dinobatkan menjadi Sultan selaku pimpinan tertinggi dalam kerajaannya, SPDB ( Saibatin Puniakan Dalom Beliau ) Pangeran Edward Syah Pernong yang kerap disapa dengan puniakan dalom beliau ini, tidaklah serta-merta membuatnya menjadi sosok yang menjaga jarak baik dari kerabat, sahabat maupun dari masyarakat adatnya, ataupun ia menempatkan dirinya dalam strata yang berbeda, tetapi malah sebaliknya dia tetap tidak berubah dalam bersikap egalitarian, setara, dialogis, serta berusaha untuk selalu membangun komunikasi yang akrab dengan semua rekan...

DIRGAHAYU RI ke 72

Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Dalom Beliau Pangeran Edward Syah Pernong Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke XXIII dan segenap masyarakat adat Kepaksian Pernong di Sekala Brak Lampung Barat, serta keluarga besar yang berasal dari Kepaksian Pernong baik yang telah berdiri menjadi Marga Adat,  Kebandaran Adat,  Pesumbayan, Suku dan Kebu yang berada di dalam atau diluar tanah bumi Sekala Brak Provinsi Lampung dan dimanapun berada, mengucapkan DIRGAHAYU NKRI ke 72. Jayalah Negeriku Majulah Bangsaku !

Pangeran Edward Syah Pernong Terinspirasi Lakon Wayang Karna Tanding

Komitmen berkebangsaan harus terus diperkokoh. KISAH pewayangan adalah salah satu seni budaya suku Jawa yang sarat filosofi kehidupan manusia. Tentang pertempuran antara hak dan batil, tentang semangat perjuangan, keberanian, kesetiaan, kehormatan, akhlak serta pengorbanan. Dari banyak kisah pewayangan ini, Karna Tanding merupakan cerita lakon yang paling disukai dan dihayati secara mendalam oleh Edward Syah Pernong. Ternyata pemahaman tentang sosok kesatria Adipati Karna, Panglima Perang Kurawa ini begitu lengkap dan mendalam sampai nilai filosofinya. Bagi Wakil Kepala Polda Maluku Utara ini, Adipati Karna adalah sosok kestaria terhormat yang martabatnya terletak pada kesetiaan, kehormatan, dan tanggung jawab melaksanakan kewajibannya sebagai kehormatan tertinggi. Adipati Karna mempertahankan Negara Astinapura yang diklaim sebagai haknya. Sehingga wajib dipertahankan oleh Adipati Karna. Adipati Karna, kata Edward, tahu betul yang dilawannya kebenaran yang tak mungkin dikal...

Lencana Emas Untuk Ridwan Kamil

Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke 23 menyematkan Lencana Emas Kerajan kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil,  disaksikan Sultan Kmasepuhan Cirebon, Wakil Kesultanan Deli, dan Kesultanan Kutai Kertanegara.  Paduka Yang Mulia Sai Batin Puniakan Dalom Beliau Pangeran Edward Syah Pernong adok Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-XXII menyematkan secara khusus Lencana Emas Kepaksian kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil. “ Ini merupakan tanda kekerabatan yang disematkan secara khusus bagi sosok-sosok yang gigih berjuang untuk adat istiadat yang ada di Nusantara, salah satunya adalah saudara Ridwan Kamil “ tutur Sultan Edward Syah Pernong. Sebelumnya Sang Walikota mendapatkan anugerah sebagai Tokoh Budaya Nusantara yang diberikan oleh Sultan Kasepuhan Cirebon XIV PRA Arief Natadiningrat selaku Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara ( FSKN ) Republik Indonesia. Selain itu Ridwan kamil juga menerima cinderamata dari beberapa Kerajaan diantaranya Kesultanan Deli Sumatra...

SULTAN EDWARD SYAH PERNONG HADIRI PELANTIKAN PENGURUS HIPMALA JOGJA

Pengurus Himpunan Pelajar Mahasiswa Lampung (HIPMALA) Yogyakarta Periode 2017-2018 baru saja dilantik oleh Kepala Badan Perwakilan Provins Lampung di Jakata Heryana Ramdhani, bertempat di Pelataran Asrama Mahasiswa Lampung Yogyakarta, Minggu 7 Mei 2017. Ketua Hipmala yang baru dilantik adalah Nur Cholis Mahasiswa asal Kalianda Lampung Selatan. Pelantikan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesbangpol DI Yogyakarta, Ikatan Mahasiswa Lampung dari Solo dan Semarang, dan dihadiri pula oleh sesepuh masyarakat Lampung di Jogja diantaranya Dr. Suparman Marzuki ( Mantan Ketua KY RI ), Triyandi Mulkan SH.,MM ( Lowyer Senior di Jogja ), Tomi Harahap SH., MH (  Assek Bidang Kesra Pemkab Gunung Kidul ), Darmawan Manaf SH ( Mantan Kepala Dinas di Kabupaten Bantul ) dan yang istimewa lagi  SPDB Pangeran Edward Syah Pernong gelar Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke 23 menyempatkan hadir memenuhi undangan dari HIPMALA. Acara dirangkai dengan pentas seni yang dibawakan oleh Sanggar KM 1000...

Penobatan Raja Gowa ke-37

  Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung Brigjen Pol Drs Edward Syah SH MH menyatakan kebesaran Kerajaan Gowa melalui Raja Gowa ke-37 kembali menunjukkan contoh ahlak dan keberadaban yang sangat baik tanpa melakukan hal buruk sekalipun bertentangan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Gowa. Kalangan keluarga keturunan dan kerabat Raja Gowa tidak timbulkan permusuhan walaupun tidak diberi tempat atau tidak diizinkan melakukan prosesi pengukuhan penobatan Raja Gowa ke-37 di Istananya sendiri "Balla Lompoa" di Sungguminasa, Gowa, Sulawesi Selatan. Hal itu dikemukakan Raja Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Lampung  yang bergelar Sultan Sekala Brak XXIII Brigjen Pol Edward Ssyah mewakili Raja se-Nusantara saat resepsi pengukuhan penobatan Raja Gowa ke-37 I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II serta pengukuhan Lembaga Adat Daerah yakni Dewan Adat dan Pemangku Adat dari Kerajaan Adat Gowa di salah satu hotel internasional di Makas...

Istana Balla Lampoa Adalah Simbol Kehormatan Masyarakat Gowa

Paduka Yang Mulia, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke XXIII bersama Raja Gowa, I Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II   Menanggapi polemik yang terjadi di Istana Kerajaan Gowa Sulawesi Selatan terkait perusakan brankas benda-benda pusaka kalompoang Kerajaan Gowa pada 12 September 2016, Sultan Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung SPDB Brigjen. Pol. Edward Syah Pernong, SH.MH sangat menyayangkan terjadinya tindakan perusakan didalam Istana. Menurut Sultan Sekala Brak, hal tersebut sangat tidak beradab, karena istana adalah salah satu simbol kebudayaan dari masyarakat Kerajaan Gowa yang seharusnya dihormati dan dijaga dengan kasih sayang. “ Adat istiadat ini mengajarkan kita kesantunan bukan justru melakukan tidakan merusak tatanan,” terang Sultan Edward Syah Pernong. Menurutnya, keberadaan Kesultanan dan Kerajaan yang ada di Nusantara ini sejatinya mendukung seluruh program pemerintah pusat maupun daerah, khususnya program yang memiliki...

AMANAT PADUKA YANG MULIA SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG

Bahwasanya kita semua akan harum kalau mempunyai kesetiaan, kesetiaan itu bukan hanya kesetiaan didalam sebuah kepaksian, didalam sebuah kepenyimbangan , atau didalam sebuah marga, tetapi kesetiaan saling menyayangi, saling memperhatikan, sling mendukung diantara seluruh komponen adat lampung. Inilah sebetulnya makna yang paling signifikan dari pada kehadiran adat istiadat.  Kerajaan adat dan lain sebagainya tidak tumbuh lagi didalam NKRI, karena kita adalah suatu komunitas masyarakat dibawah naungan NKRI, tetapi unttuk menggalang dan membangun rasa nasionalisme, rasa kecintaan terhadap negeri ini, terhadap tanah air ini maka pusaka lama, budaya lama, keperadaban lama harus kita pegang.  Kita melihat semua bagaimana terhadap orang orang yang didalam bertindak, didalam berbua, didalam bekerja, didalam berpolitik, kalau dia tidak mengindahkan budaya, tidak mengindahkan tata krama, kita melihat menjadi orang orang yang tidak ber adat, menjadi orang orang yang tidak ...