Skip to main content

Niga Khani : Keluarga Besar Paksi Pak Doakan Almarhum Hendrik Bunyamin


Buka Puasa " Niga Khani " : Dang Gusti Irjen.Pol. Ike Edwin,
SPDB Pangeran Edward Pernong, Pak Dalom Salman Parsi,
Puniakan Dalom Beliau M Yanuar Firmansyah, dan Atin Kombes. Pol. Tomsi Thohir Ismail Balau 

Zikir dan Tahlil beriring doa menggema di Lamban Kuning Sekala Brak, setelah tiga hari meninggalnya kerabat Gedung Dalom yang merupakan adik kandung dari Perdana Menteri Kepaksian Pernong Dang Gusti Ike Edwin Gusti Batin Mangkunegara yaitu Alhmahum Hendrik Muhammad Bunyamin Gusti Simbangan Raja pada Kamis, 8/6/2017, sekitar pukul 11.00 WIB.

Hadir didalam “Niga Khani” hari ini Sabtu, 10/6/2017 , para Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak diantaranya SPDB Pangeran Edward Syah Pernong, Puniakan Dalom Salman Parsi Saibatin Kepaksian Nyerupa dan Puniakan Dalom M. Yanuar Firmansyah Saibatin Kepaksian Belunguh, serta keluarga besar Sekala Brak lainnya, para kerabat tetangga warga sekitar Lamban Kuning di Sukarame Bandar Lampung dan juga anak-anak yatim piatu.

Sejak pertamakali dikabarkan meninggal dunia, SPDB PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG gelar Sultan Sekala Brak Yang dipertuan ke 23 secara khusus mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya adik sepupunya itu, beliau mendoakan  semoga almarhum di lapangkan kuburnya, diampuni segala dosa dan kesalahannya dan ditempatkan di surganya Allah swt, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan untuk semakin taat dalam amalkan agama. SPDB juga terlihat mengiringi hingga kepemakaman bersama Dang Gusti Irjen Pol. Ike Edwin, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri beserta segenap keluarga besar Kepaksian Pernong.


Diketahui, H. Hendrik M Bunyamin, S.H., M.H. (Alm) menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis siang (08/06/2017) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jenazah Almarhum tiba di rumah duka sekitar pukul 22.35 WIB, di Lamban Kerajaan Skala Brak Sukarame Bandar Lampung, Kamis (08/06/2017).

Selaku kakak kandungnya Dang Gusti Irjen. Pol. Ike Edwin begitu besar kasih sayang terhadap almahum, didalam kesibukannya selaku Staff Ahli Kapolri beliau menyempatkan setiap hari menjenguk di RSPAD, besar harapan dan upaya Dang Gusti untuk kesembuhan Almarhum, walaupun pada akhirnya Alloh SWT jualah yang menentukan, selamat jalan adindaku doa kami keluarga besar menyertaimu.

Dan pada hari ini tepat tiga hari  almarhum berpulang, seluruh kerabat ramai medoakan, semoga dengan rahmat Alloh SWT beliau mendapatkan ampunan dan nikmat sehingga meninggikan derajat almarhum disisi Alloh SWT,  dan melalui kemuliaan bulan suci romadhan ini semua doa yang dipanjatkan diijabah oleh-Nya. Amin Ya Robbal Alamin...


Suasana Niga Khani di Lamban Kuning Sukarame Bandar Lampung

Almarhum Hendrik M. Bunyamin gelar Gusti Simbangan Raja bersama Istri



Comments

Popular posts from this blog

PANGERAN SUHAIMI

Pangeran Suhaimi Mengabdi Untuk Negara dan Adat Istiadat Sultan Pangeran Suhaimi Pangeran Suhaimi adalah salah satu putra terbaik dari bumi Lampung, beliau lahir di Kecamatan Belalau Lampung Utara (kala itu) pada tahun 1908, beliau adalah putra Depati Merah Dani atau dikenal Hi. Harmain gelar Sultan Makmur. Pangeran Suhaimi Dimakamkan dalam suatu upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar Lampung. Bertindak sebagai inspektur Upacara adalah Kasi Politik Korem 043 Garuda Hitam Mayor Yusuf, serta dihadiri oleh Sekwilda Alimudin Umar, SH yang mewakili Gubernur Lampung dan juga salah seorang keluarga besar dari Pangeran Suhaimi. Turut hadir juga dalam upacara pemakaman Walikotamadya Drs. Zulkarnain Subing, Ketua DPRD Kodya Bandar Lampung. Adalah Pangeran Suhaimi salah satu putera daerah yang meninggalkan jejak pengabdian untuk tanah Lampung, baik selaku abdi masyarakat dalam pemerintahan begitu juga sebagai pejuang dalam pertempuran melawan penjajah. Selain i...

Selayang Pandang Sejarah Kerajaan Sekala Brak Lampung

Prasasti Batu Bertulis " Hujung Langit"  di Sekala Brak Disusun Oleh : Novan Saliwa ( Pemandu Seni Budaya Anjungan Lampung - TMII Jakarta ) Penyebaran Suku Bangsa Bangsa Indonesia berasal dari Assam yg terletak di India selatan, sebelah Utara Burma. Suku Melayu kuno atau Proto Malayan Tribes dari India Selatan itu dalam pengungsiannya, bergerak menyeberangi laut Andamen untuk kemudian berpencar dalam beberapa kelompok, demikian J.R.Logan Pada tahun 1848 telah mengemukakan teorinya. Kelompok kesatu bergerak ketimur melalui jawa dan Kalimantan dan ada yang terus keutara di philipina yang kemudian melahirkan suku bangsa Igorot dan lain lain. Kelompok kedua mencapai ujung utara sumatra menyusuri pantai barat mendarat di singkel, Barus dan Sibolga, kemudian melahirkan cikal bakalnya suku suku Batak Karo, Batak Toba, Dairi dan Alas. Kelompok ketiga meneruskan pelayarannya menelusuri Pantai Barat Sumatra terus keselatan yang akhirnya melalui krui menuju kedaerah ...

Pangeran Alprinse Syah Pernong Hadiri Pengukuhan Guru Besar UNDIP

Prof Eko Suponyono secara khusus mengundang Pangeran Alprinse karena beliau begitu bersahabat, setiap kali profesor ke jakarta, selalu pangeran yang menemaninya makan dan jalan-jalan, juga termasuk kalau ada kegiatan seminar, maupun saat promosi doktor dan profesornya, Pangeran datang ditemani pengasuhnya minan fitri dari Marga Keratuan Way Handak Lampung Selatan,  sampai di semarang disambut Panglima Panggittokh Alam Tanggamus Hengky Ashnari SH, MH, yg seharinya adalah anggota DPR Kab. Klaten, panglima menemani pangeran saat pengukuhan guru besar Prof. Eko Soponyono SH. MH di Universitas Diponegoro. Didalam acara pengukuhannya, pada hari S abtu (9/9/2017),  Prof. Eko Soponyono membacakan orasi terkait hasil penelitiannya dengan judul Hikmah Alquran Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Demi Mewujudkan Keadilan Religius. Penelitian Prof. Eko itu terinspirasi penyusunan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru untuk menggantikan KUHP peninggalan pemerintah kolon...