Skip to main content

KERAJAAN SEKALA BRAK AKAN GELAR KIRAB AGUNG DI BANDUNG

Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan Ke XXIII

Perangkat Kerajaan Adat Paksi Pak  Sekala Brak  Kepaksian Pernong telah berangkat menuju Kota Bandung, rombongan berjumlah 100 orang yang terdiri dari Para Panglima Kerajaan, Tumenggung, Hulubalang, Pendekar dan Bahatur Jelma Banini Saibatin, semuanya telah siap membawa kebesaran Adat Lampung,  dengan mengusung panji-panji Kebesaran Kerajaan.

Rombongan Hulubalang Bahatur dan Punggawa Kerajaan Sekala Brak dari Way Handak Lampung Selatan turut serta dalam Kirab Agung yang akan digelar tersebut, salah satunya atas support Bupati Lampung Selatan YM Dr. H.Zainudin Hasan, beliau tak lain adalah pemuka adat Sai Batin dari Marga Dantaran.

Kirab Agung Keraton Se-nusantara ini digelar oleh Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), bertempat di Jalan Asia Afrika Kota Bandung, pada Sabtu (13/5), sebagai bagian dari acara Musyawarah Agung Ke-III dan Festival Keraton Masyarakat Adat Asia Tenggara IV/2017.

Selain dihadiri oleh Para Raja dan Sultan beserta rombongan dari Indonesia, akan hadir pula peserta kirab budaya dari negara-negara Asia Afrika, karena bertepatan juga dengan peringatan Konferensi Asia Afrika. Dan secara khusus, Kerajaan dari Lampung dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia Sabatin Puniakan Dalom Beliau PANGERAN EDWARD SYAH PERNONG , Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke 23. Agenda Pertemuan Para Raja dan Sultan akan dibuka oleh Mentri Pariwisata dan pada malam harinya diadakan gala dinner atas undangan dari Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Adat Lapahan Sai Batin akan digelar dalam Kirab Agung diantaranya perlengkapan adat seperti Aban Gemisikh, Pepanji Bebaris,  Pedang Bebaris,  Payung Agung, dan juga terdapat Tekhakot Kekati,  Tekhakot Pedang dan lainnya. Kesemua kelengkapan adat tersebut adalah tradisi asli Kerajaan Sekala Brak yang terus dijaga dan dilestarikan hingga kini.



Comments

  1. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan dalih Paduka Yang Mulia...sukses untuk acara pertemuan para Sultan Raja Raja Adat di Nusantara...amin amin amin...

    ReplyDelete
  2. Allamdullilah akhirnya bendera panji itu muncul seperti mentarinya pernong bersama panji kalimat syahadat...jaya..jaya..jayalah SEKALA BRAK berkibarlah dari TIMUR KE BARAT....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PANGERAN SUHAIMI

Pangeran Suhaimi Mengabdi Untuk Negara dan Adat Istiadat Sultan Pangeran Suhaimi Pangeran Suhaimi adalah salah satu putra terbaik dari bumi Lampung, beliau lahir di Kecamatan Belalau Lampung Utara (kala itu) pada tahun 1908, beliau adalah putra Depati Merah Dani atau dikenal Hi. Harmain gelar Sultan Makmur. Pangeran Suhaimi Dimakamkan dalam suatu upacara militer di Taman Makam Pahlawan Kedaton Bandar Lampung. Bertindak sebagai inspektur Upacara adalah Kasi Politik Korem 043 Garuda Hitam Mayor Yusuf, serta dihadiri oleh Sekwilda Alimudin Umar, SH yang mewakili Gubernur Lampung dan juga salah seorang keluarga besar dari Pangeran Suhaimi. Turut hadir juga dalam upacara pemakaman Walikotamadya Drs. Zulkarnain Subing, Ketua DPRD Kodya Bandar Lampung. Adalah Pangeran Suhaimi salah satu putera daerah yang meninggalkan jejak pengabdian untuk tanah Lampung, baik selaku abdi masyarakat dalam pemerintahan begitu juga sebagai pejuang dalam pertempuran melawan penjajah. Selain i...

Selayang Pandang Sejarah Kerajaan Sekala Brak Lampung

Prasasti Batu Bertulis " Hujung Langit"  di Sekala Brak Disusun Oleh : Novan Saliwa ( Pemandu Seni Budaya Anjungan Lampung - TMII Jakarta ) Penyebaran Suku Bangsa Bangsa Indonesia berasal dari Assam yg terletak di India selatan, sebelah Utara Burma. Suku Melayu kuno atau Proto Malayan Tribes dari India Selatan itu dalam pengungsiannya, bergerak menyeberangi laut Andamen untuk kemudian berpencar dalam beberapa kelompok, demikian J.R.Logan Pada tahun 1848 telah mengemukakan teorinya. Kelompok kesatu bergerak ketimur melalui jawa dan Kalimantan dan ada yang terus keutara di philipina yang kemudian melahirkan suku bangsa Igorot dan lain lain. Kelompok kedua mencapai ujung utara sumatra menyusuri pantai barat mendarat di singkel, Barus dan Sibolga, kemudian melahirkan cikal bakalnya suku suku Batak Karo, Batak Toba, Dairi dan Alas. Kelompok ketiga meneruskan pelayarannya menelusuri Pantai Barat Sumatra terus keselatan yang akhirnya melalui krui menuju kedaerah ...

Pangeran Alprinse Syah Pernong Hadiri Pengukuhan Guru Besar UNDIP

Prof Eko Suponyono secara khusus mengundang Pangeran Alprinse karena beliau begitu bersahabat, setiap kali profesor ke jakarta, selalu pangeran yang menemaninya makan dan jalan-jalan, juga termasuk kalau ada kegiatan seminar, maupun saat promosi doktor dan profesornya, Pangeran datang ditemani pengasuhnya minan fitri dari Marga Keratuan Way Handak Lampung Selatan,  sampai di semarang disambut Panglima Panggittokh Alam Tanggamus Hengky Ashnari SH, MH, yg seharinya adalah anggota DPR Kab. Klaten, panglima menemani pangeran saat pengukuhan guru besar Prof. Eko Soponyono SH. MH di Universitas Diponegoro. Didalam acara pengukuhannya, pada hari S abtu (9/9/2017),  Prof. Eko Soponyono membacakan orasi terkait hasil penelitiannya dengan judul Hikmah Alquran Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Demi Mewujudkan Keadilan Religius. Penelitian Prof. Eko itu terinspirasi penyusunan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru untuk menggantikan KUHP peninggalan pemerintah kolon...